pernah terjebak dengan situasi jenuh? pastinya pernah kan. uap air aja bisa jenuh, apalagi manusia~
saat ini aku lagi ada dalam titik jenuh, dimana semua masalah bermuara pada satu hal : kesehatan batin. kejenuhan membuat semua hal terlihat sulit dan membebani pikiran, padahal kita tau, diluar sana ada banyak orang yang memiliki masalah yang jauuuhh lebih besar daripada kita. tapi balik lagi ke awal, don't try to be a naive person. ngga munafik, patah hati, kekecewaan, kekesalan, dan lain"nya bisa bikin elo jenuh untuk belajar menghadapi proses. yap. that's me now. pernah denger istilah "misery loves company"? yap, itu benar. masalah, kesusahan, serinngkali datengnya keroyokan. ketika aku belajar untuk mengikhlaskan sesuatu (yah atau mungkin seseorang hahaha), aku dikecewakan oleh pendapat seseorang yang sedikit pedas dan melukai hati. kenapa aku kecewa? karena orang lain belom tentu tau apa yang kita pikirkan, apa yang kita lakukan, tapi mereka men-judge kita dengan pemikiran" yang cuman dilihat dari satu sisi.
ketika aku merasa titik jenuhku mulai meningkat, aku tau itu ngga bener. someone must fix me. but who? bahkan orang-orang terdekatpun kadang ngga bisa memperbaiki kita. cuman Tuhan yang bisa. tapi dengan keadaan seperti itu, aku yakin ngga cuman aku, mungkin beberapa dari kita mengalami kesulitan untuk berdoa disaat semua perasaan yang buruk" itu ngumpul jadi satu di hati. dan setelah seharian merenung, aku buka" youtube dan coba merefresh pemikiranku.
video yang aku buka pertama adalah video dari Sujiwo Tejo yang judulnya Math : Finding Harmony in Chaos. seorang teman memberiku ini saat aku lagi galau dan sakit hati. sebabnya simpel. aku merasa apa yang aku beri selama ini, bentuk perhatianku, seperti ngga dihargai oleh orang yg aku sayang. didalam video itu, ditekankan kalo kita "pamrih" dengan kasih yang telah kita beri, itu namanya bukan kasih. kalo mau lebih jelas, searching aja yak di youtube hihihi. video kedua dari Louie Giglio, seorang pendeta yang juga merupakan peneliti. video ini tentang khotbahnya kalo seluruh alam ini juga menaikkan pujian buat Tuhan. deskripsinya simpel kan? mungkin ngga menggugah selera kalian buat membukanya, tapi percaya deh, video ini pernah mengubahkan hati seseorang yang sempat merasa "nggak beragama" karena saking tawar hatinya dia. dan sejak orang itu bersaksi ke aku, aku mulai membukanya setiap aku merasa jenuh ato tawar hati.
dari judul Math : Finding Harmony in Chaos, mungkin kita mikir gimana caranya matematika bisa bikin harmonisasi di dalam keruwetan. guys, semua keruwetan punya pola. dan pola itu dibentuk karena pada dasarnya matematika adalah persamaan. kalo matematika bisa melihat pola keruwetan, kenapa manusia ngga bisa menggunakan prinsip ini di dalam hidupnya? kenapa manusia sibuk mencari pertidaksamaan yang malah bikin makin ruwet? yah, aku mulai melihat akar keruwetanku adalah : tidak ikhlas. aku harus belajar ikhlasi, dan harus rela juga dihajar mati"an sampe aku tau apa itu ikhlas :) about Louie's video, jujur setelah ngelihat itu aku malah pengen travelling *loh. aku pengen merasakan, gimana rasanya memuji Tuhan bersama paus, bintang" di langit, bareng sama semesta lah intinya. sesuatu yang diciptakan Tuhan, yang kita ngga pernah tau gimana rasanya sampai kita melihatnya. sesuatu yang diciptakan sebagai bukti "nak, kurang sayang apa Aku sama kamu? Tempat tinggalmu, bumi, hasil karyaKu, aku ciptakan untuk kamu tinggali." something like that.
yah, manusia bisa lelah. itu wajar kok. tapi yang hebat adalah gimana cara kita recover dari kelelahan itu :) yuk sama" mencoba :) Tuhan memberkati :)
Rabu, 05 November 2014
Langganan:
Komentar (Atom)



