Senin, 16 Juni 2014

Birthday Wishes

haloo,long time no see :) uda bulukan kayaknya ini blog gara-gara ditinggal kuliah sama praktikum terus sama yang punya :')

tomorrow is my 20th birthday! Kalo kata Liz, temen dari Iowa yang berusaha bikin jokes : "I'm twenty! Oh I'm feeling so old! I can marry someone now!" yang bener aja Liz -.- kerja aja belom uda buru-buru merit, kita bukan princess" yang di fairy tale, yang umur 16 tahun uda nemu pangerannya, lalu live happily ever after. No. Life isn't simple like that :)

kemarin aku bongkar" notes lama di facebook, yang notabene bahasaku masih alay pake banget, aku nemuin birthday wishes di ulang tahunku yang ke 17. Dan cuman bisa ketawa terharu, waktu baca salah satu wish " mau belajar lebih giat lagi buat pmdk". Rasanya pengen ngomong ke maya yang umurnya baru 17 tahun itu "bro, wishmu udah terwujud. Look at yourself when you're 19 years old." Ajaib sekali cara Tuhan, yap sangat ajaib dan kadang kalo mengenangnya, bikin ngakak terharu :') . Sampai sekarang, kuliah di tempat ini dengan jalur yang aku inginkan merupakan hadiah terindah dari Tuhan.

umur 20 tahun. aku belum tau gimana rasanya, tapi 20 tahun hidup, aku dapat banyak pelajaran dari kehidupan. belajar untuk berdoa dengan cara yang sederhana, belajar rendah hati, belajar mendengar, dan belajar untuk melihat kehidupan dari sisi lain. aku masih alay, yaa gapapa laahhh namanya juga mahasiswa~ hahaha. dan banyak lagi yang mungkin belum bisa aku rubah, yang mungkin aku ngga tau kapan bakal berubah. tapi yang namanya proses, ya sabar ajalah :')

nggak banyak-banyak amat sih wishesku untuk 20 tahun ini, ngga sebanyak waktu umurku 17 -.- hahaha. first, IP tinggi (amin!). berhubung ulang tahunku pas banget sama hari pertama uas, jadi aku minta IP aja hehehe :p . second is reconciliation. rekonsiliasi hubunganku dengan Tuhan, hubungan dengan keluarga, dan hubungan dengan orang-orang yang aku anggap berharga di hidupku. memperbaiki hubungan yang sudah rusak itu susah. God sacrifice His Son for repair His relationship with human. Segitu berharganya sebuah relasi, dan memang benar. aku belajar untuk slalu berusaha memperbaiki relasiku dengan Tuhan, dengan keluarga, dan dengan orang lain, biarpun kadang disaat kita pengen berbaik hati, kita malah berbuat salah. feels like maleficent :') untuk itu,aku pengen banget sesuatu yang bernama rekonsiliasi itu ngga cuman sekedar teori yang diajarkan padaku, tapi aku juga bisa nglakuin itu, biar iman gak kosong melompong hehe.

okay, itu dulu ya~ selamat berujian ria,Tuhan memberkati :)